Uraikan Konsep Interdependensi – Suka buku ini? Anda dapat menerbitkan buku Anda secara online secara gratis dalam hitungan menit! Buat buku flip Anda sendiri

Topik 04: Geografi 241 b. Teori Keterkaitan Teori ini menjelaskan keterkaitan antar fenomena, baik aspek fisik maupun sosial. Teori ini dapat mengungkap fenomena atau fakta geologi di suatu daerah dengan menganalisis hubungan antara fenomena fisik dan non fisik. Misalnya, pemanasan global bukan hanya fenomena alam saat suhu bumi naik dengan cepat akibat efek rumah kaca. Efek rumah kaca disebabkan oleh peningkatan konsentrasi karbon dioksida dan gas lainnya di atmosfer. Peningkatan konsentrasi gas CO2 ini disebabkan penggunaan bahan bakar minyak, batu bara dan biofuel lainnya yang melebihi kapasitas tumbuhan dan lautan. Perilaku penduduk dalam produksi gas karbon merupakan aspek non fisik/sosial yang mempengaruhi aspek fisik. Penurunan daya tampung tanaman dalam menyerap karbondioksida juga dipengaruhi oleh hilangnya kawasan hutan akibat penggundulan hutan oleh penduduk setempat. Gambar 4.16 Infografis efek rumah kaca dan pemanasan global

Uraikan Konsep Interdependensi

242 IPS Kelas X SMA c. Deskripsi Teori Teori geologi deskriptif digunakan untuk memberikan gambaran yang lebih rinci tentang fenomena geologi dan masalah yang akan dianalisis. Teori ini menjelaskan fenomena geografi sedemikian rupa sehingga detailnya disajikan tidak hanya dalam bentuk peta tetapi juga dalam bentuk diagram, grafik atau tabel. Prinsip ini memudahkan kita untuk memahami materi geografi. Contoh dari prinsip ini adalah penemuan teknologi peta. Peta adalah teknik yang menyajikan informasi secara visual tentang kenampakan bumi pada bidang datar kecil. Sejak ditemukan ribuan tahun yang lalu, peta telah memudahkan manusia untuk memahami berbagai fenomena dan peristiwa di permukaan bumi dengan mudah. Gambar 4.17 Arus laut di sekitar Bumi Arus panas Arus dingin

Soal Dan Jawaban Latihan Uas Ilmu Negara

TOPIK 04: GEOGRAFI 243 Anda dapat menggunakan prinsip-prinsip geografi di atas untuk menjelaskan fenomena geografi di wilayah Anda! Amati area Anda dan jelaskan menggunakan prinsip geografis. Selesaikan latihan berikut untuk membantu Anda memahami prinsip-prinsip ini! Gambar 4.18 Peta curah hujan sebagai contoh penerapan teori korologi dalam geografi Sumber: BMKG (2020). D. Teori Korologi Teori ini menjelaskan fakta dan fenomena geografi, fakta dan permasalahan dilihat dari sebaran, keterkaitan dan interaksinya di suatu wilayah atau tempat. Teori ini menekankan totalitas dan integrasi ciri-ciri di suatu wilayah. Misalnya digambarkan pola sebaran permukiman penduduk di wilayah A, peta dan diagram sebaran permukiman penduduk diintegrasikan. Lihat gambar di bawah ini yang menjelaskan prinsip korologi!

Baca Juga  Sebutkan Bahan Yang Digunakan Untuk Membuat Keramik Halus

244 Studi Kasus Ilmu Sosial Kelas X • Tujuan #14 SDGs: Konservasi dan pemanfaatan laut, laut, dan sumber daya laut secara berkelanjutan untuk pembangunan berkelanjutan. • Baca artikel ini dengan seksama! Dampak kegiatan warga terhadap kerusakan hutan mangrove tahun 2014 di Desa Lalombi, Kecamatan Banwa Selatan, Sulawesi Tengah. Metodologi penelitian menggunakan survei yang dilakukan terhadap 44 kepala keluarga dan responden, serta data pendukung untuk menyimpulkan penurunan luas hutan mangrove. Pada statistik luas hutan mangrove tahun 2010 sampai dengan tahun 2014, pada tahun 2010 sebesar 71 hektar, kemudian pada tahun 2014 tersisa luas hutan mangrove sebesar 30 hektar, lahan perairan dan pertanian sebesar 39 hektar. Konversi hutan mangrove menjadi permukiman kumuh meningkatkan kebutuhan akan perumahan akibat pertumbuhan penduduk. Konversi hutan mangrove menjadi tambak, perkebunan kelapa sawit, juga terkait dengan pemenuhan kebutuhan mata pencaharian penduduk desa yang semakin meningkat. Sumber: Ishaq and Sons, A.I. (2015). Dampak aktivitas penduduk terhadap hilangnya hutan mangrove di Desa Lalombi Kecamatan Banwa Selatan. Jurnal GeoTadulako Volume 3 Nomor 6 Juli – Desember Lembar Kerja 4

TOPIK 04: GEOGRAFI 245 Instruksi Tugas: • Menyelesaikan tugas secara mandiri dan individual. • Tuliskan wawasan Anda dan bagikan dengan kelas! Tugas: • Meneliti dan menemukan prinsip-prinsip distributif yang ada pada kasus ini! • Buatlah grafik penurunan luas hutan mangrove dari tahun 2010 sampai dengan tahun 2014. • Cari tahu dan temukan penyebab berkurangnya luas hutan mangrove. • Jelaskan efek jangka panjang dari konversi hutan mangrove terhadap lingkungan dan manusia! • Berikan ide-ide Anda sebagai solusi untuk mengatasi masalah tersebut. 7. Perhatikan gambar di bawah ini untuk memahami bencana tersebut! Apa yang terjadi dengan bencana itu? Tetap awasi daerah Anda, apakah pernah terjadi bencana? Jika ya, bencana apa yang terjadi? Gambar 4.19 Dampak Letusan Gunung Sinabung Sumber: Randy Sipta Muliawan/Flickr/CC BY 2.0 (2014)

246 ILMU SOSIAL UNTUK SMA KELAS X SMA Wilayah negara Republik Indonesia secara geografis terletak di antara pertemuan benua Asia dan benua Australia, Samudera Pasifik dan Samudera Hindia, Pegunungan Circum Pacific dan Samudera Mediterania. Tiga lempeng aktif, yaitu Pasifik, Indo-Australia, dan Eurasia. Situasi ini merupakan akibat dari tingginya potensi bencana di wilayah Indonesia. Dalam Pasal 1 UU 24 tentang Penanggulangan Bencana, pengertian bencana adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat yang disebabkan oleh faktor alam dan/atau faktor nonalam. Faktor penyebab korban jiwa manusia, kerusakan lingkungan, kerugian harta benda dan dampak psikologis serta faktor manusia. Beberapa pengertian bencana adalah sebagai berikut: Bencana alam adalah peristiwa atau rangkaian peristiwa yang disebabkan oleh alam, antara lain gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor (Pasal 1 ayat 2). • Bencana non alam adalah bencana yang disebabkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non alam antara lain kegagalan teknologi, kegagalan modernisasi, epidemi dan epidemi (Pasal 1 angka 3). • Tindakan pencegahan bencana adalah sekumpulan kegiatan yang dilakukan untuk meniadakan dan/atau mengurangi risiko bencana (Pasal 1(6)). • Kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan melalui pengorganisasian untuk mencegah bencana dan mengambil tindakan yang efektif dan efisien (Pasal 1(7)) Penanggulangan risiko bencana (Pasal 1(9)) Pengurangan risiko bencana merupakan hal terpenting dalam pengurangan risiko bencana. Beberapa langkah yang dapat Anda lakukan adalah: (1) Identifikasi situasinya

Baca Juga  Seneng Nakal Lan Kemaki Marai Dadi Kepriye

Pembahasan Soal Geo Usbn Kepri 2017

Topik 04: Geografi 247 Geografi wilayah Anda bagus, serta berpotensi bencana; (2) belajar dari kejadian bencana agar lebih waspada terhadap potensi bencana; (3) Mengetahui cara menyelamatkan dan mengevakuasi. Untuk meningkatkan pengetahuan Anda tentang bencana, baca dan lakukan simulasi mitigasi bencana. Beberapa informasi dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) link https://bnpb. go.id/ bisa dipelajari dan dipraktekkan. 8. Peta, Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis a. Peta Tidak diragukan lagi, ketika Anda di sekolah dasar dan menengah, Anda belajar tentang peta dan membuat peta. Menurut Anda, apa manfaat dari kartu tersebut? Anda yang mungkin terkait dengan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sudah sering membagikan status Anda melalui berbagai aplikasi online. Bahkan jika Anda berencana untuk bepergian, lihat aplikasi pemetaan online terlebih dahulu untuk memandu perjalanan Anda agar tidak tersesat atau terjebak kemacetan. Ditambah lagi, Anda bisa memperkirakan waktu tempuh menggunakan berbagai moda transportasi dari aplikasi peta online, sehingga Anda bisa memutuskan kendaraan mana yang akan digunakan. Gambar 4.20 Beberapa rambu dan panel informasi tentang bencana. Anda dapat mengunduh contoh lengkap rambu dan papan pengumuman dari Internet. bnpb.go.id/jdih/ Sumber : bnpb.go.id (2019) Peringatan Jalur Evakuasi Daerah Rawan Tsunami Arahan Arahan Peringatan Gerakan Tanah Arahan Daerah Rawan Titik Berkumpul Sementara

248 ILMU SOSIAL UNTUK KULIAH KELAS X Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ilmu geografi berkaitan dengan wilayah, tempat, dan lokasi, sehingga peta merupakan komponen penting bagi para ahli geografi. Mengetahui informasi pada peta memungkinkan kita untuk membaca dan menafsirkannya dengan benar. Peta berbasis KBBI adalah gambar atau lukisan di atas kertas yang menunjukkan letak daratan, laut, sungai, gunung, dan lain-lain; atau menunjukkan fitur yang diwakili oleh gambar area seperti B. Batas area, fitur permukaan; untuk merencanakan Secara geografis, peta adalah representasi dan deskripsi sesuatu pada permukaan datar di permukaan bumi, yang ditarik dengan skala dan metode perbandingan tertentu. Sebagai gambaran dan representasi dari kenampakan tertentu di permukaan bumi, peta memberikan informasi geografis tentang kenampakan alam dan budaya seperti perbatasan, desa, kota, jalan, sungai, laut, rawa, gunung, danau, dan lain-lain. Kajian dan teknik pembuatan peta khususnya adalah kartografi. Ada berbagai jenis peta tergantung pada tujuannya. Misalnya jenis peta umum dan peta tematik. Anda bisa mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang jenis-jenis peta dan kegunaan peta dalam kehidupan sehari-hari masyarakat dari berbagai sumber. Selain itu bentuk peta juga berbeda-beda, menurut Waluyo (2015) ada dua bentuk peta yaitu peta dua dimensi dan peta tiga dimensi. Contoh prototipe relief permukaan bumi dalam model peta tiga dimensi. Waluyo (2015) kemudian membagi jenis peta dari penginderaan jauh menjadi peta terestrial dan peta menggunakan foto satelit berdasarkan tingkat ketelitiannya. Peta merupakan bagian penting dari geografi karena berfungsi sebagai indikator lokasi suatu wilayah dan memberikan informasi tentang kondisi lingkungan wilayah tersebut, termasuk luas wilayah, jarak, kontur (ketinggian), bentuk permukaan bumi, dan potensi sumber daya alam. Melalui peta kita mendapatkan berbagai informasi tentang kondisi geografis dan jumlah penduduk

Baca Juga  Peta Penjelajahan Samudra

Interdependensi adalah, uraikan tentang chicken nugget, uraikan peluang usaha, interdependensi, uraikan, uraikan peluang usaha yang potensial, konsep, pengertian interdependensi, uraikan mengenai perizinan usaha, arti interdependensi, uraikan peluang usaha potensial, uraikan pengertian sejarah menurut kuntowijoyo