Teknik Sapuan Basah Biasanya Digunakan Pada Gambar Dengan Menggunakan Media – Apakah kamu suka buku ini? Anda dapat menerbitkan buku Anda online secara gratis dalam hitungan menit! Buat buku flip Anda sendiri

Subtopik 3: Dampak panas terhadap kehidupan 195 Mari kita membaca Pengertian gambar-gambar dalam cerita Gambar-gambar dalam cerita adalah gambar-gambar yang menjelaskan suatu peristiwa yang memperlihatkan kegiatan manusia atau binatang dalam suatu peristiwa. Gambar yang disajikan dapat berupa cerita yang digambar pada media kering maupun basah. Penggunaan media yang berbeda juga memerlukan teknik menggambar yang berbeda pula. Terima kasih, Made! Tapi gambar yang kamu buat di postermu menarik sekali, selesai! Menurut saya, gambar itu seperti gambar dalam sebuah cerita yang menceritakan isi poster Anda! Bisakah saya mempelajari cara melakukan ini? Postermu bagus sekali, Ben! Hal ini benar-benar dapat menyampaikan pesan tentang pentingnya memenuhi kewajiban kita sebagai anggota masyarakat! Beneran, Ben? Apakah anda benar-benar memahami cerita yang saya sampaikan melalui gambar cerita? Ayo, kita belajar bersama! Untuk membuat ini saya menggunakan teknik shading.

Teknik Sapuan Basah Biasanya Digunakan Pada Gambar Dengan Menggunakan Media

196 Buku Siswa Kelas V SD/MI Dalam lukisan yang menggunakan media kering biasanya digunakan teknik arsiran. Teknik arsirannya adalah dengan membuat garis berulang-ulang dengan pensil, spidol atau alat lain yang memberikan kesan gelap terang dan kesan berdimensi. Selain teknik shading, ada juga teknik blok. Teknik balok adalah teknik menutupi suatu gambar dengan menggunakan warna untuk menimbulkan kesan siluet atau balok. Sedangkan untuk penggunaan media basah biasanya memerlukan kuas untuk mengaplikasikan cat, baik cat air maupun cat poster. Teknik kuas basah menggunakan bahan yang dicampur air di atas kertas. Teknik Indra Shading (Menunggu Pembeli) Sumber : www.archive.kaskus.co.id Teknik Balok (Perang) oleh @umar_farq Sumber : www.abphy.com Teknik Pencucian Warna dalam Air (Pagi di Danau Ranu) oleh Fifan W Toro Movement oleh ) Kumolo, Gunung Semeru) Sumber : www.is-yogyakarta.blogspot.co.id Untuk memahami gambaran suatu cerita banyak unsur yang dapat dipelajari. Gambaran dalam sebuah cerita pasti mengandung gagasan atau

Cara Mengencerkan Cat Akrilik: 14 Langkah (dengan Gambar)

Subtema 3: Dampak panas terhadap kehidupan 197 tema yang jelas sesuai dengan cerita. Sebuah cerita yang bertema pasar hendaknya didukung oleh lingkungan pasar yang melatarbelakangi cerita tersebut. Secara umum, Anda dapat dengan mudah memahami tema cerita. Gambar-gambar yang ditampilkan mungkin merupakan bagian cerita yang paling menonjol. Anda juga dapat membayangkan tokoh-tokoh dalam cerita dari gambar-gambar yang ada di dalam cerita. Lihat gambar cerita di bawah ini. Foto ini adalah cuplikan dari Kisah Malin Kundang, sebuah cerita rakyat dari Sumatera Barat. Bisakah kamu menceritakan sebuah cerita dari gambar tersebut? Sumber gambar : www.ceritadongenganak.com Yuk dicoba. Setelah Anda memahami berbagai teknik menggambar cerita dan memahami beberapa hal yang perlu diperhatikan saat menggambar cerita, lakukan aktivitas berikut. 1. Pilih salah satu gambar di bawah ini. 2. Beri judul pada gambar tersebut lalu tulislah cerita berdasarkan gambar tersebut. 3. Jelajahi juga media gambar dan teknik yang digunakan.

Baca Juga  Berdasarkan Wujudnya Termasuk Jenis Pasar Apa Pasar Online Tersebut

198 Buku Siswa Kelas 5/MI Kisah Saya : ………………………. ……………………… ……………….. .. ………………………….. ………………. . …………………………………. ……… .. …………………………………. ……… … …………………………………………… …. .. . …………………………………………… … ……. ………………. … …………….. …. …… ……………………… …. ……… …. ……………………………………………… …. ………………………………………….. .. .. …. …. …….. ……………………………. …. ………………………….. …………… …. ………. …………….. …………….. ….. ……………………………………. ….……… ………………………………………………………………………………………………… ………….. … ………………………….. …. ,

Subtopik 3: Dampak Panas Terhadap Kehidupan 199 Mari kita renungkan 1. Materi pembelajaran apa yang paling menarik dalam kegiatan pembelajaran hari ini? Karena? ………………………………………… .. ………………………………………… .. ………………………………………… …. ……………………………………………. …. … ….. …… …………….. ………….. …. …. ……… ………………………….. . …. ……………… ………….. 2. Tanggung jawab apa yang Anda laksanakan hari ini? Menurut Anda apa akibatnya bagi Anda dan orang lain jika Anda tidak memenuhi kewajiban Anda? ………………………………………… .. ………………………………………… .. ………………………………………… …. ……………………………………………. …. … ….. …… ………………………….. …. …………. ………………………….. …. ……………………………. …………. Kolaborasi dengan orang tua Carilah komik bersama orang tuamu. Pilihlah gambar dari buku, kemudian mintalah anggota keluarga Anda untuk menjelaskan gambar tersebut satu sama lain. Perhatikan apa yang terjadi.

Literasi 200 Buku Untuk Siswa Putri Alor Kelas V SD/MI Penulis : Tantri Novyanti Suatu malam, sang putri sedang bersedih. Dia menutup telinganya terhadap suara jangkrik dan kunang-kunang dimana-mana. Putrinya menutup matanya sehingga dia tidak bisa melihat terangnya bintang dan bulan. Di pesisir Pulau Alor, NTT, saya sedang memikirkan sesuatu saat sedang tidur. Ketika seorang nelayan melihat keadaan putrinya, ia mulai khawatir. “Halo tuan putri, apa yang membuatmu sedih malam ini?” Putrinya perlahan membuka matanya. Matanya penuh dengan air mata. “Kau tahu hal apa yang paling menyedihkan di dunia ini? Sepanjang hidupku, Ibu Suri tidak pernah memarahiku. Tapi hari ini dia melakukan ini padaku. Aku sangat sedih.” “Apa yang membuat ratu marah padamu?” Sang putri menjelaskan keluh kesahnya dan berkata, “Tinggal di Alor merupakan suatu kesenangan tersendiri bagi saya. Air laut yang bening, pasir putih, biota laut yang beragam serta bukit dan gunung yang terjal menambah pesona saya dan kebaikan masyarakatnya. Anda juga tahu betapa bahagianya aku dikelilingi negeri sebelah timur Flores ini. Namun, Ibu Suri yang sedang sakit justru memarahiku. “Menurut Ibu Suri, aku sangat senang bermain dan negeri ini” Kegiatan Literasi 1

Teknik Melukis Dengan Cat Air

Subtopik 4: Literasi 201 Putri menarik napas dalam-dalam. “Aku suka Alor, jadi aku suka jalan-jalan. Ibu Suri mengira aku hanya main-main, padahal aku memperhatikan setiap sudut dan celah tempat ini dan memastikan tidak ada satu pun barang tersisa yang bisa merugikan pulau itu. ” Sang putri merapikan kavatte, kain tenun khas Alor yang tergantung di sekujur tubuhnya. Dengan berlinang air mata ia mendengarkan nasehat pemuda nelayan itu. “Jika kamu mau mendengarkanku, kembalilah ke istana dan temui ratu. Katakan padanya bahwa penyu hijau masih bertelur di pasir putih Alor yang indah. Ceritakan padanya tentang terumbu karang dan ikan laut yang mereka miliki. sekarang. juga bernapas lega di birunya Alor. Ceritakan juga padaku. Tentang perbukitan hijau subur dan perbukitan curam yang indah. Salam juga ratu, ceritakan tentang para nelayan yang masih tinggal di negeri ini. Tapi kita bisa bertahan. Kita akan.juga melindungi tempat ini, kamu melindunginya dengan penuh kegembiraan.” Sang putri sangat senang dengan nasehat ini: “Terima kasih, nelayan muda.” Putrinya kembali ke istana berbentuk limas berpilar empat yang terbuat dari pohon asam. Sang putri tidak sabar untuk mengungkapkan kepada Ibu Suri bahwa ia mencintai tanah air dan ingin terus melestarikan lingkungannya. Cerita di atas menarik sekali bukan? Bisakah Anda menceritakan kembali isi cerita tersebut? Gunakan tabel di bawah ini untuk menjelaskannya. Kemudian ceritakan isi cerita di atas kepada teman-teman di grupmu! Judul Cerita : …….. ……………. …….. ……… ….. . …………………………………….. …………………………………….. … . … ………… Pengarang: …………….. ………… ……… … …………………………………………………………… … Karakter utama: ……… …. ……. . …………………………………………… … … ….. ……… …. Tokoh lainnya : ………….. ……… … …….. ………. …………….. Dimanakah cerita ini terjadi?…………. … …………………………………. …. … . …………………. .. ………. …… …… … . …………………………………….. … .. ………….. .. ………………. ……… … .. .. ………. ………. Apa yang terjadi dengan tokoh utama? ………………………………………… …… …………………………………………………………………… …………………………………………………….. ……… . ……………………………………….. ….. . . … ……… Kenapa ini terjadi? ,

Baca Juga  Dibawah Ini Yang Bukan Perumus Rancangan Dasar Negara Adalah

202 Buku Siswa Kelas V SD/MI Bagaimana penyelesaian soal dalam cerita ini? ………………………………………… …… …………………………………………………………………… …………………………………………………….. ……… . ……………………………………. …… . ……………Kapan cerita ini terjadi? ………………………………………… …… …………………………………………………………………… …………………………………………………….. ……… . ……………………………………. …… . ……………Pesan apa yang kamu dapat dari cerita sebelumnya? ………………………………………… .. ………………………………………… .. ………………………………………… …. ………………………………………… …. …………………………………….. …… …………. ……………………….. ……. ……….. ……. …………………… …….. .. …… …….. …………………… …….. …… …….. .. …………………… …….. .. .. ………… …………………… …….. ………… …. ……………………. …….. ……………. …. …………………. …….. ………………. ………… …… ….. ….. … ……….. …….. …………. ………. …….. …………… .. …… ………………. …….. ………………. ………… … …. ………..A Tokoh dalam cerita di atas adalah seorang nelayan muda yang tentunya sering berinteraksi dengan laut untuk mencari ikan. Saya yakin Anda ingat bahwa para nelayan memanfaatkan angin laut dan angin darat untuk berlayar ke laut. Jelaskan bagaimana nelayan muda memanfaatkan udara darat dan laut untuk bekerja di lautan. Buatlah gambar pada ruang di bawah ini. Beri keterangan pada foto Anda agar jelas!

Subtopik 4: Literasi 203 Tokoh Protagonis Buku Penulis: Ganda Rudolph Saat jam istirahat di sebuah sekolah dasar di Kebumen, Jawa Tengah, dua siswi berjalan menyusuri koridor sekolah menuju perpustakaan. “Noor, bukankah buku ini rusak sebelum aku meminjamkannya?” Kata Shekhar sambil membalik buku di tangannya. mengabaikan Dia mengambil buku itu dari teman duduknya. “Ya, saya merekatkan halaman-halaman yang lepas itu,” jawab Noor sambil tersenyum. “Oh Noor. Kenapa marah sekali? Nanti bukunya rusak lagi!”, kata Sekar. Noor hanya tersenyum. Saat ini, mereka sudah sampai di perpustakaan. “Selamat pagi Nona Maya!” sapa Noor dan Sekar kepada Bu Maya, petugas perpustakaan. Nyonya Maya jawab Diya berkata, “Selamat pagi juga untuk Noor dan Sekar.” Setelah itu Bu Maya mendapatkan buku Noor dan Sekar. Saya sibuk mencocokkan nomor ID pada lembar tanggal pengembalian yang tertempel di buku dengan nomor ID peminjam. Kantong kegiatan literasi 2

Baca Juga  Tuliskan Bentuk Kerjasama Asean Di Bidang Iptek

204 Buku Siswa Kelas 5/MI Sambil menunggu, Noor berbisik kepada Shekhar. “Sekar, lihat ke pojok belakang meja Bu Maya.” “Oh, tumpukan buku rusak itu,” jawab Sekar. Buku-buku itu nanti akan diperbaiki oleh pengelola perpustakaan.” “Memang benar,” kata Noor. Setelah menerima tas pinjaman lagi, Noor dan Sekar berjalan menuju rak buku yang rusak. Noor berkata, “Butuh waktu lama . untuk memperbaiki semua buku ini, Sekar.” “Itu kerugian kita juga lho! Mari kita lihat apakah buku yang ingin kita baca ternyata salah satunya!” “Ya, ya? Nyatanya, buku-buku yang rusak ini masih terlihat seperti baru!” “Itu karena peminjam tidak memperlakukan buku-buku itu dengan baik,” kata Noor. Shekhar kaget. “Yang memusnahkan buku ini tidak menghargai buku-buku yang telah memberikan banyak ilmu. dan pengertian, ya!” keluh Sekar. “Oke, kamu menyadarinya,” kata Noor sambil menepuk bahu Sekar dengan lembut. “Kalau dia tidak mulai dari kita, siapa yang peduli dengan buku?” “Jadi sekarang aku akan meminjam buku-buku rusak itu ya?” Sekar mengambil dua buku dari koleksi buku yang rusak itu. “Lho, halaman tengahnya rontok ya? Noor dengan nada mengejek berkata, “Saya tidak suka membaca.” “Apa pun yang terjadi.” Shekhar dengan antusias menjawab, “Saya akan mengoreksinya terlebih dahulu, baru kemudian membacanya.” “Oke, sekarang kita punya dua pahlawan buku di sekolah kita!” Ucap Nyonya Maya. Nona Maya diam-diam pada awalnya mendengarkan Noor dan Shekar. dialog “Hai Nona Maya.” “Bisa,” kata Noor dan Shekar, tersipu secara bersamaan. Gunakan tabel di bawah ini untuk menjelaskannya. Di bawah ini isi cerita sebelumnya Beritahu teman-teman di grupmu! Judul Sejarah : ………………………………………………………………………………………………………………………………………… ……. …. …………. ………………. …… …….. … …….. Pengarang: … ………………………………………………………………. ……………… …………… Karakter utama: ………….. ………………………….. ……………… …………. .Gambar lainnya: ………………………….. ……………. …………… Dimana cerita kejadiannya? …… ……………….. ………………………………………………………………………. ….. ………. ……………………………… … ………………. …….. ……………….. … ………………. ………. …………….. .. ……………

Fungsi & Teknik Pembuatan Reklame: Akuarel, Kolase, Hingga Digital

Subtopik 4: Literasi 205 Apa yang terjadi pada tokoh utama? ………………………………………… …… …………………………………………………………………… …………………………………………………….. ……… . ……………………………………….. ….. . . … ……… Kenapa ini terjadi?

Media tanam spons biasanya digunakan untuk budidaya tanaman, teknik pemasaran dengan media sosial, peredam bunyi biasanya digunakan pada, presentasi visual biasanya menggunakan media, gambar dekoratif biasanya digunakan untuk, kabel utp yang biasanya digunakan dalam lan dengan koneksi, kabel fiber optik biasanya digunakan pada jaringan, kanvas biasanya digunakan untuk melukis dengan, pewarna naptol digunakan dengan teknik, media tanam yang biasanya sering digunakan adalah, teknik mengembangkan bisnis dengan menggunakan media promosi online, cara pembuatan kursi bambu biasanya dengan menggunakan teknik