Sebuah Interpretasi Terhadap Sumber Dikatakan Bersifat Subiektif Jika Temyata – Uraian suatu teks sejarah dikatakan relevan bila A. sejarawan menuliskan hasil penelitiannya.

Penafsiran dokumen sejarah bersifat subyektif jika D. sejarawan telah melakukan kesalahan dalam membuat kritik aslinya, dengan menafsirkan hanya dari pendapat buruknya sendiri. Karena selama metode penelitian kritik eksternal dan internal dilakukan dengan baik, alangkah baiknya jika kita menulis sejarah versi kita sendiri, yang kita kenal sebagai sejarah. Dalam kasus B. sejarah buruknya mencari dokumen baru dalam penelitian karena kritik dilakukan setelah heuristik, ketika menemukan dokumen baru dalam penelitian harus dikritik lagi dan itu akan masuk ke dalam masalah logika heuristik C . sejarawan yang hanya menggunakan buku penyelidikan. Itu buruk. Umumnya jika berita tersebut merupakan berita terkini atau pada tahun yang diyakini orang yang diwawancarai masih hidup, maka sumber wawancara tersebut adalah sumber yang paling tepat untuk digunakan dan sepanjang sumber tersebut dapat dibuktikan sebagai saksi mata peristiwa tersebut. peristiwa. Misalnya saja Event 98 yang masih banyak dari kita yang dijadikan sumber dan pernah melihatnya sebelumnya.

Sebuah Interpretasi Terhadap Sumber Dikatakan Bersifat Subiektif Jika Temyata

Jika D. sejarawan salah menafsirkan kritik masa lalu berdasarkan pendapatnya sendiri, itu benar. Karena jika kita salah dalam memilih kritik eksternal, dan kritik internal itu yang terpenting untuk mencari kebenaran dan kemampuan narasumber dalam menyampaikan kebenaran, maka bisa dipastikan tulisan yang akan kita buat akan diluar kebenaran dan akan menjadi tidak benar. . subyektif. Dan mempunyai sudut pandang sendiri adalah salah satu hal terpenting dalam sejarah. Cara penafsiran berupa analisis dan pembentukan pendapat sendiri adalah salah, selain kegagalan dalam mengkritisi masa lalu, penulis juga tidak mencari pandangan lain yang jauh dari catatan sejarah. Untuk menambah pengetahuan Anda tentang Terjemahan, klik tautan di bawah ini

Baca Juga  Tuliskan Dua Contoh Lain Peristiwa Perpindahan Kalor Seperti Dalam Gambar

Diagnosis Topik Neurologi Duus

/task/7392949 ………………………….. Kode Soal : 10.3.4 Kelas : X (1 SMA) Mata Pelajaran : Sejarah Kategori Peminatan Ilmu Pengetahuan Sosial      : Mata kuliah Sejarah Kata Kunci: Tafsir Sejarah, Kritik Sejarah, Subjektivitas

Pertanyaan baru dalam Sejarah Sebutkan hal-hal yang bukan merupakan sisa-sisa dari masa yang telah tercatat. Silakan ciptakan HAL-HAL Tuhan Yesus Kristus dari zaman nabi Adam sampai Nuh sampai Abraham Abraham sampai Daud Daud sampai Tuhan Yesus Kristus. ketika anda membaca dan mendengar bagaimana ayat doa digunakan untuk sujud, sebutkan alasannya – bukti pertama yang menguatkan kecurigaan Indonesia bahwa NICA memanfaatkan sekutu untuk menguasai Indonesia, menjelaskan sejarah tumbuhnya otoritarianisme dalam pemerintahan. di tanah air dan di Indonesia

Dikatakan hamil jika telat haid berapa hari, dikatakan hipertensi jika, bayi dikatakan diare jika, dikatakan telat haid jika, dikatakan diabetes jika kadar gula darah, berita dikatakan menarik jika, dikatakan darah tinggi jika, dikatakan hamil jika telat berapa hari, benarkah jika dikatakan bahwa matahari bergerak terhadap bumi jelaskan, dikatakan hipertensi jika tekanan darah, dikatakan diare jika, komunikasi dikatakan efektif jika