Mustahil Seorang Rasul Bersifat Khianat Karena Seorang Rasul Memiliki Sifat – Presentasi berjudul: “4 Sifat Kewajiban Rasulullah YANG WAJIB DIPERCAYA SEKALI, MASHAYA ALLAH!” SEMANGAT SEKOLAH SENI BINA DHARMA.”- Teks presentasi:

2 4 KUALITAS YANG DIPERLUKAN BAGI NABI Nabi dan rasul adalah umat terbaik pilihan Allah SWT. Tentu saja hal ini yang membedakannya dengan yang lain. Selain mempunyai wewenang berdakwah, ada sifat-sifat yang harus dimiliki seorang rasul. Atribut-atribut ini diperlukan bagi rasul yang melindungi setiap orang dari dosa. Sebab, Allah SWTlah yang secara langsung menjaga keutuhan para Nabi secara lahiriah dan bukan secara lahiriah. Sebab, tugas nabi dan nabi adalah mengantarkan manusia dari zaman jahiliah menuju zaman yang penuh cahaya sifat-sifat wajib nabi yaitu shidiq, amanah, tabligh, fathonah.

Mustahil Seorang Rasul Bersifat Khianat Karena Seorang Rasul Memiliki Sifat

3 1. As-Sidiq Sifat wajib yang pertama bagi Nabi adalah As-Shidiq yang artinya selalu jujur ​​dan ikhlas. Perilaku ini harus terjadi pada para rasul, karena tidak ada rasul yang menipu orang lain. Salah satunya, sifat tersebut sangat melekat pada diri Nabi Muhammad SAW, orang lain, kejujurannya tidak hanya terkenal di kalangan sahabatnya saja, namun musuh-musuhnya juga mengakuinya. Sebagaimana dalam hadis riwayat Ali RA, suatu hari Abu Jahl bersabda kepada Nabi SAW: “Kami tidak melihat bahwa kamu bohong, tetapi kami melihat ajaran yang kamu bawakan itu palsu.” Selain itu, Nabi Ibrahim AS juga memberikan contoh kesetiaan kepada ayahnya. Apa yang disembah ayahnya adalah sesuatu yang tidak bisa mendatangkan manfaat malah mendatangkan mudharat. Maka Nabi Ibrahim berusaha membujuk ayahnya untuk membatalkan masalah tersebut

M.putra 1pm 20 (pai) Ketika Sifat Amanah Tumbuh Di Hati Manusia.

4 2. Al-Amanah Al-Amanah merupakan atribut wajib bagi nabi-nabi lainnya. Memiliki arti amanah, sifat itu sangat wajar bagi para rasul. Setiap perkataan atau tindakan yang ditunjukkan nabi tentu dapat dipercaya. Rasulullah tidak dapat mengingkari perbuatan maupun perkataannya karena tidak ada satupun perbuatannya yang jauh dari niat Allah SWT. Misalnya ketika kaum Nabi Nuh AS mengingkari apa yang dibawa dari Allah SWT Nabi Nuh AS Maka Allah SWT menegaskan bahwa Nuh AS adalah orang yang beriman atau jujur. Dan ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah Utusan yang dapat dipercaya bagimu. (QS Asy-Shu’ara : 106-107).

Baca Juga  Mengapa Wayang Ditetapkan Sebagai Mahakarya Dunia

5 3. At-Tabligh At-Tabligh artinya menyampaikan. Bahkan tidak sehari pun Nabi (s.a.w.w.w.) menyimpan wahyu dari Allah hanya untuk dirinya atau keluarganya. Setiap wahyu yang diturunkan kepadanya akan dikembalikan kepada manusia sesuai dengan ketentuannya, karena menyampaikan ayat-ayat Allah kepada manusia adalah tanggung jawab rasul. Dalam riwayat disebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib ditanya tentang wahyu yang tidak ada dalam Al-Qur’an. Ali mencontohkan: “Bagi orang yang membelah benih lalu mati, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi kecuali pemahaman Al-Qur’an.” Dalam Al-Qur’an hal ini juga dijelaskan dalam Al-Qur’an: “Wahai Nabi! Berikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika Anda tidak melakukan (apa yang diperintahkan kepada Anda), Anda tidak menyampaikan pesan kepadanya. dan Allah melindungi kamu dari orang-orang (jahat). Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (QS Al Maidah : 67).

6 4. Al-Fathonah Al-Fathonah artinya mempunyai budi pekerti yang tinggi. Ini adalah sifat yang mutlak diperlukan bagi seorang nabi. Sebab, kecerdasan ini diperlukan karena berkaitan dengan pesan suci yang diperintahkan Allah SWT. Cerdaslah. Selain itu, karena ujian dan tugas yang diberikan kepada para Nabi sangat berat, tentunya membutuhkan kecerdasan dalam menyelesaikan permasalahan. cepat. Demikian pula Nabi (s.a.w.w.) pernah menjadi seorang muslim, penguasa, panglima perang, pengusaha, politikus dan sebagainya semasa hidupnya. SWT dan mereka yang tidak berada di jalan-Nya dan mengajaknya berada di jalan yang benar dan diberkati oleh Allah SWT.

7 Sifat-sifat Mustahil Bagi Para Rasul Setelah mengetahui sifat-sifat wajib bagi para rasul, penting untuk mengetahui sifat-sifat yang mustahil bagi orang-orang terpilih tersebut. Sifat-sifat tersebut tidak mungkin ada pada diri para nabi, karena mereka semua terlindungi dari dosa atau kesalahan, dan tentunya semua itu atas kehendak Allah SWT.

Mengenal Sifat Wajib, Mustahil, Dan Jaiz Para Rasul

8 1. Al-Kizzib Sifat Al-Kizzib merupakan kebalikan dari sifat As-Sidiq. Al-Kizzib artinya bohong atau kepalsuan. Tentu saja ini merupakan sifat yang mustahil bagi para rasul, karena mulut dan hati para nabi dan rasul terlindungi dari perilaku buruk tersebut. Dia suka berbohong. Hal ini sesuai dengan penjelasan dalam Al-Qur’an: “Sahabatmu (Muhammad). ) tidak tersesat dan tidak pula berbuat salah, dan apa yang diucapkan (Al-Qur’an) bukanlah kehendak hawa nafsunya. Kata-kata ini tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (QS An-Najm: 1-4).

Baca Juga  Setelah Pengeringan Proses Pengolahan Masing-masing Bahan Limbah Disebut

9 2. Al-Pengkhianatan Al-Pengkhianatan adalah suatu sifat yang mustahil bagi nabi dengan makna pengkhianatan. Kualitas ini sama sekali tidak mungkin dimiliki oleh seorang rasul, karena mereka tidak akan mengkhianati umatnya. Semua itu Allah SWT melalui para Rasul pasti akan tersampaikan kepada umatnya. Utusan itu. Hal ini juga dijelaskan oleh Allah SWT dalam Al-Quran: “Ikutlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan hindarilah orang-orang musyrik”. (QS Al-An’am : 106).

10 3. Al-Kitman Al-Kitman artinya penyembunyian, yang tentunya merupakan sifat yang tidak dapat dimiliki oleh nabi. Sebab, tugas besar yang dilakukan seorang nabi adalah menyampaikan wahyu dari Allah swt kepada umatnya. Ini tidak mungkin. Tentu saja tanpa sifat ini seorang nabi tidak bisa disebut nabi. Apalagi yang disembunyikan adalah wahyu dari Allah SWT, sehingga para Nabi yang berstatus Nabi akan terbebas dari perilaku tersebut karena memang mereka dilindungi oleh Allah SWT. Apa yang tersembunyi disebutkan dalam Al-Qur’an: “Katakanlah (Muhammad), aku telah melakukannya. Aku tidak akan memberitahumu harta karun itu. Allah besertaku dan aku tidak mengetahui hal-hal gaib dan aku tidak memberitahumu bahwa aku adalah malaikat.

11 4. Al-Baladah Al-Baladah merupakan kebalikan dari Al-Fatanah yang artinya bodoh. Sifat ini tidak mungkin dimiliki oleh seorang nabi karena setiap nabi yang dipilih langsung oleh Allah SWT tidak mungkin bodoh dan tidak bisa berpikir jernih. sangat pandai dalam hal lain, seperti penyampaian wahyu dan dakwah. Nabi Muhammad juga sangat saleh dan bijaksana, yang dapat membantunya dalam tugasnya menyampaikan wahyu, membaca dan menulis.

Meneladani Akhlaq Rasulullah” Bersama Dosen Pgmi Stai Asy Syukriyyah, Hm. Tamsil Muin, M.pd

Download ppt “4 KUALITAS TUGAS BAGI NABI YANG HARUS DIPERCAYA DAN DITIRU, MASHALLAH! SEMANGAT DALAM SEMANGAT BINA DHARMA.”

Agar situs ini berfungsi, kami mengumpulkan data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menyetujui Kebijakan Privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Walid Iqbal Istiardi – 07 Maret 2024

Nabi dan rasul adalah umat terbaik pilihan Allah SWT. Tentu saja hal inilah yang membedakannya dengan orang lain.

Sifat-sifat ini melindungi mereka dari dosa, karena tugas seorang nabi dan rasul adalah memimpin manusia dari zaman kebodohan menuju zaman cahaya.

Kisah 25 Nabi Dan Rasul

Sifat yang diperlukan seorang rasul ini harus dimiliki oleh para rasul, karena tidak ada rasul yang bisa berbohong kepada orang lain.

Sebagaimana dalam hadis riwayat Ali RA, suatu hari Abu Jahl bersabda kepada Nabi SAW: “Kami tidak melihat bahwa kamu bohong, tetapi kami melihat ajaran yang kamu bawakan itu palsu.”

Baca Juga  Bagaimana Sistem Pemerintahan Menurut Uud 1945 Hasil Sidang Ppki Tanggal 18 Agustus 1945

Artinya: “Dan ceritakan kepadanya (Muhammad) kisah Ibrahim dalam kitab (Al-Qur’an), sesungguhnya dialah orang yang membenarkan Nabi” (QS Maryam: 41).

Pesan: pesan: pesan: pesan هَا الله عَلَى أَيُمْبِالْمُعق َّهَا ن bahasa غُ عَنِّيْ

Sifat Wajib Bagi Rasul Yang Harus Diyakini Dan Diteladani, Masya Allah! Rohis Smk Bina Dharma.

Artinya, “Maka maksudnya (beriman kepada para nabi) adalah: jika mereka berdusta dalam ajarannya, maka risalah Allah itu bohong, karena Allah menghalalkan mereka dengan mukjizat yang Allah berikan sebagai jaminan. . .

Dan mukjizat ini menggantikan firman Allah: “Hamba-hamba-Ku adalah orang-orang yang jujur ​​terhadap segala yang mereka sampaikan dari-Ku.

Al-Amanah merupakan atribut wajib bagi nabi-nabi lainnya. Memiliki arti amanah, sifat itu sangat wajar bagi para rasul.

Tidak mungkin Nabi mengingkari perbuatan maupun perkataannya karena tidak ada satupun perbuatannya yang jauh dari niat Allah SWT.

Sifat Sifat Yang Wajib Bagi Rasul

Artinya: “Dan ketika saudara mereka (Nuh) berkata kepada mereka: “Mengapa kamu tidak bertakwa? Sesungguhnya aku adalah Utusan yang kamu percayai.” (QS Asy-Syu’ara : 106-107).

Dalam riwayat disebutkan bahwa Ali bin Abi Thalib ditanya tentang wahyu yang tidak ada dalam Al-Qur’an.

Ali mencontohkan: “Bagi orang yang membelah benih lalu mati, tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi kecuali ilmu Al-Qur’an.”

ٰ

Tolong Bantu Jawab Kak ​

“Ya ayyuhar-rsūhlu ballig mā unzila ilaika mir rabbik, wa il lam taf’al fa mā ballagta risālatah, wallāhu ya’ṣimuka minan-nās, innallāha lā yahdil-qaumal-kafirīn.”

Artinya: “Wahai Rasulullah! Berikanlah apa yang diturunkan Tuhanmu kepadamu. Jika Anda tidak melakukan (apa yang diperintahkan kepada Anda), Anda tidak menyampaikan pesan kepadanya.

Dan Allah melindungi kamu dari orang-orang (jahat). Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.” (Surah al-Maidah: 67).

Terlebih lagi, karena ujian dan tugas yang diberikan kepada para rasul sangat sulit, maka hal ini tentunya membutuhkan kecerdasan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cepat.

Fauzul Azmi On Linkedin: Quote Of The Day (20240211):

Para Nabi dan Rasul mendapat informasi dari Allah SWT agar bisa merangkul dan melawan orang-orang yang mengingkari keberadaan Allah SWT dan tidak berada di jalannya.

Tentu saja ini adalah perilaku yang mustahil bagi para rasul, karena perkataan dan hati para nabi dan rasul terlindungi dari perilaku buruk tersebut.

Artinya: “Sahabatmu (Muhammad) tidak tersesat dan tidak salah, dan apa yang dia (Al-Qur’an) katakan bukanlah keinginan dari hawa nafsunya. Kata-kata ini tidak lain hanyalah wahyu yang diwahyukan.” (QS An-Najm : 2-4).

Artinya: “Ikutilah apa yang diwahyukan kepadamu dari Tuhanmu; tidak ada Tuhan selain Dia; dan hindarilah orang-orang musyrik”. (Surah Al-An’am: 106).

Sifat Beserta Dalilnya

Apalagi yang tersembunyi adalah wahyu dari Allah

Sifat mustahil nabi dan rasul, sifat mustahil rasul, mengapa para nabi mustahil bersifat khianat, sifat wajib dan mustahil rasul beserta artinya, sifat wajib dan mustahil rasul, sifat mustahil bagi rasul beserta artinya, sifat mustahil bagi rasul, sifat wajib dan mustahil nabi dan rasul, sifat mustahil bagi rasul adalah, sifat wajib dan mustahil bagi rasul, sebutkan sifat mustahil bagi rasul, mustahil allah bersifat adam karena