Dibawah Ini Yang Merupakan Faktor Penghambat Mobilitas Sosial Kecuali – Mobilitas sosial diartikan sebagai proses sukses atau tidaknya setiap individu dalam melakukan aktivitas sosialnya. Individu dapat berpindah ke kedudukan yang sama (mobilitas sosial horizontal) atau ke kedudukan yang lebih tinggi (mobilitas sosial vertikal).

Contoh mobilitas sosial yang mungkin Anda alami adalah perpindahan kewarganegaraan (mobilitas sosial horizontal) dan promosi (mobilitas sosial vertikal). Dalam penerapannya, mobilitas sosial mempunyai faktor pembatas.

Dibawah Ini Yang Merupakan Faktor Penghambat Mobilitas Sosial Kecuali

Sistem stratifikasi sosial yang tertutup dalam masyarakat dapat menjadi kendala bagi individu untuk melakukan mobilitas sosial lebih lanjut. Misalnya, dalam masyarakat aristokrat, hanya keturunan terhormat yang dapat menempati kelas sosial yang lebih tinggi.

Soal Mobilitas Sosial

Pada saat yang sama, rakyat kecil akan terus menduduki kelas sosial bawah. Dikutip dari sumber belajar Kemendikbud, proses mobilitas sosial sebagian ditangani oleh masyarakat yang kelas sosialnya terbuka, bukan tertutup.

Kemiskinan dapat menurunkan mobilitas sosial. Sulit bagi masyarakat miskin untuk mencapai status sosial tertentu. Diketahui bahwa salah satu penyebab kemiskinan adalah buruknya pendidikan.

Pendidikan yang rendah juga akan menyebabkan miskinnya sumber daya. Akibatnya, kemudahan mendapatkan pekerjaan menjadi terbatas. Berbagai cara ditempuh untuk mengentaskan kemiskinan agar masyarakat “naik kelas”.

Budaya yang masih tradisional akan menghambat mobilitas sosial. Masyarakat yang masih tradisional menolak masuknya budaya baru karena masih menganut budaya yang dianutnya. Pada artikel sosiologi kelas VIII ini akan dibahas tentang pengertian, bentuk, dan faktor pendorong dan penghambat mobilitas sosial.

Mobilitas Horizontal Dan Vertikal Adalah

Apakah ayahmu pernah pindah ke daerah lain untuk pekerjaannya? Um… atau kakakmu yang dulunya seorang pelajar kini menjadi pengusaha? Masih belum melalui semuanya? Jika iya, cobalah menonton TV drama atau drama Korea. Heheheh…

Hei, itu tidak berarti apa-apa, sungguh. Padahal, isu-isu tersebut hanyalah contoh mobilitas sosial. Lalu apa itu mobilitas sosial?

Mobilitas sosial adalah perpindahan status sosial seseorang atau kelompok ke status sosial lain dalam masyarakat. Akibat dari pergeseran status sosial bisa lebih tinggi, lebih rendah, atau bahkan tetap sama.

Mengapa hasil transfernya berbeda? Sebab mobilitas sosial terbagi menjadi beberapa jenis. Oleh karena itu, munculnya bentuk-bentuk tersebut tidak lepas dari adanya faktor pendorong dan penghambat yang perlu kita ketahui. Lalu apa saja jenis dan penyebab mobilitas sosial? Yuk, baca artikel selanjutnya!

Baca Juga  Pantang Menyerah Menjadikan Kita Menjadi Orang Yang

Lembar Kerja Faktor Untuk Kelas 8 Di Quizizz

Pembagian jenis mobilitas sosial tergantung pada apakah perubahan yang terjadi dalam situasi sosial dipengaruhi oleh derajat sosial yang dimiliki seseorang. Secara umum jenis mobilitas sosial dibedakan menjadi empat, yaitu vertikal, horizontal, antargenerasi, dan antargenerasi.

Coba bayangkan Anda berada di tengah-tengah garis vertikal. Siap? Jadi ketika di posisi itu, kamu punya kemampuan naik atau turun kan? Mobilitas vertikal juga dibedakan menjadi mobilitas sosial vertikal atas dan mobilitas sosial vertikal bawah.

Artinya perubahan status sosial yang terjadi bisa tinggi (naik) atau rendah (turun). Oleh karena itu, migrasi vertikal adalah perpindahan status sosial seseorang atau kelompok ke status sosial lain yang tidak sama dengan sebelumnya.

Sekarang coba bayangkan Anda berada di tengah-tengah garis horizontal. Kalau iya, mau bergerak ke kanan atau ke kiri, pasti akan tetap di tempat yang sama bukan? Nah, seperti itulah mobilitas horizontal. Pada migrasi horizontal, perubahan status sosial yang dialami seseorang atau kelompok tidak akan mengubah status sosialnya atau tetap sama seperti sebelumnya.

Mobilitas Sosial Diegy Valach Narotama ( Ardi Wildan ( )

Misalnya, seorang dokter yang bekerja di sebuah rumah sakit di Bandung harus pindah ke rumah sakit di Jakarta. Dalam hal ini dokter mengalami mobilitas horizontal, yaitu berpindah tempat kerja tanpa mengubah status sosialnya sebagai dokter. Penghasilannya tidak berubah dan posisinya sebagai dokter juga tidak berubah.

Mobilitas antargenerasi merupakan perubahan kedudukan sosial seseorang yang melibatkan perbedaan generasi. Um, apa maksudmu? Pertama, Anda perlu mengetahui apa yang dimaksud dengan generasi. Generasi adalah kelompok yang mempunyai persamaan atau perbedaan umur. Misalnya saja Gen Z, orang yang lahir di tahun 2000an.

Nah, migrasi generasi ini melibatkan generasi yang berbeda-beda. Misalnya dulu kakek dan nenek Anda hanya bisa bersekolah sampai SMA. Lalu pada generasi selanjutnya yaitu ayah dan ibumu, statusnya dinaikkan sehingga bisa bersekolah hingga lulus. Oleh karena itu, terdapat perbedaan tingkat pendidikan yang terjadi antar generasi di keluarga Anda. Benar?

, mobilitas sosial antar generasi bisa naik dan turun. Artinya setiap generasi dalam kelompok yang sama dapat mempunyai kedudukan yang lebih tinggi atau lebih rendah dalam masyarakat.

Tolong Bantu Jawab Secepatnya Poinya Banyak Pula Tugas Ips Kelas 8 Halaman 132

Bagaimana jika perubahan status sosial ini disaksikan oleh satu generasi? Ini disebut mobilitas sosial intragenerasi. Menurut definisinya, mobilitas sosial generasi adalah perubahan kedudukan sosial yang terjadi dalam satu generasi. Baiklah, untuk memberi Anda gambaran yang lebih baik, mari kita lihat studi kasusnya, ya?

Misalnya, Anda saat ini duduk di bangku kelas 7 SMA. Kamu adalah anak yang sangat cerdas, sehingga kamu dapat mengikuti program akselerasi di sekolah. Ketika kamu naik kelas, kamu langsung bertahan di kelas 9. Dari sini kamu mengalami mobilitas antargenerasi karena mengalami perubahan kedudukan sosial dalam satu generasi yaitu teman sekelasmu di kelas 7.

Baca Juga  Apa Dampak Positif Indonesia Berada Pada Posisi Word Cross Position

Setelah mengetahui bentuknya, kita juga harus mengetahui faktor-faktor yang mendorong terjadinya mobilitas sosial. Ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya mobilitas sosial, yaitu:

Faktor ini berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menangkap peluang dan kemudahan yang diperolehnya. Di Indonesia, struktur sosialnya sangat terbuka. Maka dari itu, peluangmu untuk menduduki berbagai posisi tinggi, seperti manajer bahkan presiden, akan semakin tinggi lho! Namun di Indonesia, ketersediaan lapangan kerja dan jumlah penduduk masih timpang,

Contoh Mobilitas Sosial Horizontal Dan Vertikal Di Lingkungan Sekolah

Hal ini berkaitan dengan kualitas individu yang terlihat pada sikap, keterampilan dan pengetahuan. Manusia dilahirkan dalam kondisi sosial orang tuanya. Nah, jika seseorang tidak puas dengan status warisan sosialnya, maka ia bisa mencoba mencapai status sosial yang lebih tinggi. Hingga saat ini pendidikan masih dianggap sebagai social enhancement atau cara yang dapat menjadikan seseorang menjadi manusia yang lebih baik dan meningkatkan status sosialnya di masyarakat.

Jika keadaan perekonomian masyarakat cenderung baik, maka mobilitas sosial dapat tercapai. Situasi ekonomi yang baik memudahkan masyarakat mengakses permodalan, pendidikan dan peluang lainnya. Namun jika keadaan ekonomi buruk, masyarakat akan mempunyai pendapatan yang rendah, sehingga sulit memenuhi seluruh kebutuhannya dan mobilitas sosial tidak dapat dilakukan.

Alasan ini sangat bergantung pada situasi politik di negara tersebut. Situasi negara yang tidak stabil akan mempengaruhi situasi keamanannya. Dengan begitu, ketersediaan dan kemudahan bekerja juga akan semakin baik sehingga masyarakat bisa melakukan mobilitas sosial.

Menurut statistik Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah penduduk Indonesia hampir selalu bertambah dari waktu ke waktu. Peningkatan ini bisa mengurangi lahan pemukiman bahkan menambah angka kemiskinan lho! Oleh karena itu, permasalahan kependudukan seperti ini mendorong individu dan pemerintah mengarahkan masyarakatnya untuk pindah ke daerah lain, sehingga terjadi mobilitas sosial.

Mengenal Apa Saja Faktor Pendorong Dan Penghambat Mobilitas Sosial

Selain alasan mengemudi, ada juga faktor yang menghambat mobilitas sosial. Jika faktor-faktor di bawah ini masih ada maka masyarakat akan sulit melaksanakan mobilitas sosial. Alasan pembatasan mobilitas sosial adalah:

Masyarakat miskin akan kesulitan mencapai status sosial tertentu. Salah satu penyebab kemiskinan adalah buruknya pendidikan. Lalu apakah pendidikannya terbatas? Dengan rendahnya pendidikan maka kualitas sumber daya manusia pun menjadi rendah. Akibatnya, kemampuan mereka bersaing untuk mendapatkan pekerjaan menjadi terbatas.

Diskriminasi adalah perlakuan terhadap orang lain karena kebangsaan, suku, ras, agama, dan golongan. Nah, membeda-bedakan perlakuan seperti ini kurang baik, selain menimbulkan konflik juga dapat menghambat mobilitas sosial.

Baca Juga  Pesan Utama Dari Poster Komersil Dari Suatu Produk Adalah

Perbedaan karakteristik dan kedudukan sosial laki-laki dan perempuan, seperti pandangan bahwa laki-laki mempunyai kedudukan lebih tinggi dibandingkan perempuan, juga bisa menghambat mobilitas sosial lho! Misalnya pandangan bahwa perempuan tidak boleh mengenyam pendidikan tinggi, laki-lakilah yang bekerja. Memang perilaku seperti itu dapat menghambat keberhasilan dan peluang mobilitas seseorang sehingga status sosialnya meningkat.

Mobilitas Sosial: Pengertian, Bentuk, Faktor & Dampaknya

Fenomena mobilitas sosial di masyarakat tentunya membawa berbagai dampak positif dan negatif. Apa dampak dari mobilitas sosial? Ayo, kita hancurkan satu per satu!

Artinya mobilitas sosial dapat memberikan dampak positif bagi seseorang. Ada tiga jenis dampak positif mobilitas sosial, antara lain sebagai berikut:

Mobilitas sosial dapat berdampak pada status sosial kita di masyarakat. Misalnya dari yang tadinya rendah, lalu diubah menjadi tinggi. Misalnya, di tingkat sekolah menengah, Anda bersekolah di tempat umum. Tapi di sekolah ini kamu belajar dengan giat dan disiplin, sehingga selalu mendapat juara pertama di kelas. Dari sini Anda memiliki kesempatan untuk memasuki sekolah menengah berkualitas tinggi. Oleh karena itu, mobilitas sosial dapat mendorong seseorang untuk maju.

Apalagi mobilitas sosial dapat membawa perubahan masyarakat ke arah yang lebih tinggi. Misalnya di daerah terpencil, hanya sedikit anak yang berkesempatan mendapatkan beasiswa di kota. Setelah menyelesaikan pendidikannya, anak-anak tersebut kembali ke kampung halamannya untuk mengembangkan daerahnya agar lebih maju.

Soal & Kunci Jawaban Pelajaran Ips Kelas 8 Smp Hal 127, Mobilitas Sosial Dalam Kelompok Masyarakat

Selain memberikan dampak positif, mobilitas sosial juga dapat memberikan dampak negatif bagi seseorang. Dampak negatif mobilitas sosial antara lain:

Kecemasan ini terjadi karena orang tersebut merasa cemas jika status sosial atau kedudukannya dalam masyarakat menurun. Misalnya, ada pemimpin yang akan segera meninggalkan masa jabatan kepemimpinannya. Nah, petugas ini merasa was-was karena takut kehilangan jabatan. Maka tidak mengherankan jika para pemimpin tersebut berbohong demi mempertahankan posisi yang mereka inginkan.

Dampak ini dapat terjadi pada semua bentuk mobilitas sosial, baik horizontal maupun vertikal. Misalnya saja ada sebuah keluarga yang tadinya tinggal di rumah sederhana, tiba-tiba memenangkan ujian berhadiah ratusan juta. Kemudian, keluarga tersebut pindah ke kediaman yang lebih elit. Oleh karena itu, di sini keluarga mulai bergaul dengan tetangga baru. Akhirnya mulai terjadi keretakan di antara mereka

Faktor penghambat mobilitas sosial vertikal, faktor penghambat perubahan sosial dan contohnya, faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial, faktor penghambat interaksi sosial, faktor pendorong dan penghambat mobilitas sosial, penghambat mobilitas sosial, faktor penghambat mobilitas sosial, faktor pendorong dan penghambat perubahan sosial budaya, faktor penghambat integrasi sosial, contoh faktor penghambat perubahan sosial, faktor penghambat perubahan sosial, faktor pendorong mobilitas sosial