Dalam Rangka Memudahkan Gerak Mencari Dan Mengumpulkan Makanan Manusia Purba – Apakah kamu suka buku ini? Anda dapat menerbitkan buku Anda secara online secara gratis dalam hitungan menit. Buat buku flip Anda sendiri.

3. Sendi diarthrosis (radang sendi) adalah persendian yang dapat bergerak bebas. Diare sendi dapat dibagi menjadi beberapa kategori sebagai berikut. engsel (sambungan dengan sumbu) bergerak ke satu arah, seperti pintu; Kedua ujung tulang berengsel dan mempunyai sumbu. misalnya sendi antar jari; lutut Pergelangan kaki dan persendian. Gambar 13. Sambungan Engsel Sumber: Reece at., al, 2012 b. Sambungan bola bebas bergerak ke segala arah; Ujung tulangnya melengkung dan menonjol serta berbentuk tiga sumbu. misalnya sendi tulang lengan dan korset bahu; Sendi paha dan panggul. Gambar 14. Sambungan Peluru Sumber: Reece at., al, 2012 39

Dalam Rangka Memudahkan Gerak Mencari Dan Mengumpulkan Makanan Manusia Purba

C. Sambungan sadel (reciprocating joint) dapat bergerak bebas ketika pengemudi bergerak dan mempunyai dua poros. misalnya sendi antara tulang pergelangan tangan (tulang karpal) dan ibu jari (metakarpal). Gambar 15. Saddle Joint Sumber: Reece at., al, 2012 d. sambungan putar; Ia bergerak dalam gerakan berputar dan memiliki satu sumbu. Ujung tulang yang satu dapat membungkus ujung tulang yang lain. misalnya sendi antara ulna dan ulna serta sendi antara tulang atlas dan tulang tengkorak. Gambar 16. Swivel Joint Sumber: Reece at., al, 2012 e. sambungan geser (sliding joint); gerakan meluncur; Jangan memutar mangkuk dan memiliki ujung tulang yang agak rata. misalnya di antara tulang pergelangan tangan; di antara tulang pergelangan kaki; Ini adalah sambungan antara tulang selangka dan tulang belikat. 40

Alek Durantes, Author At Human Initiative

Gambar 17. Struktur Sliding Joint Sumber: Reece et al., 2012 f. Sendi kondiloid (sendi ellipsoid); Bergerak ke kiri atau kanan atau maju mundur; Ada dua sumbu, salah satunya berbentuk elips, dengan ujung lurus yang sesuai dengan kurva elips. misalnya sambungan antara tulang humerus dan tulang karpal. Gambar 18. Struktur Sendi Kondiloid Sumber : Reece dkk., 2012 Otot rangka Otot rangka merupakan otot yang menempel pada tulang dan dapat menggerakkan tulang secara aktif sehingga disebut dengan organ motorik aktif. Otot rangka membentuk 40% dari berat badan. Otot-otot wajah menempel pada kulit dan akan bergerak saat berkontraksi. Peranan sendi tulang adalah sebagai berikut. 1. Gerakan. Otot menggerakkan tulang untuk melakukan gerakan. 41

Baca Juga  Buah Tin Banyak Tumbuh Di Daerah

2. Mendukung dan menjaga postur tubuh. Otot menopang rangka dan melindungi tubuh dari gravitasi bumi dalam posisi berdiri atau duduk. 3. Produksi panas. Kontraksi otot metabolik dapat menghasilkan panas untuk menjaga suhu tubuh tetap normal. Gambar 19. Struktur Otot Rangka Sumber: Irnangtyas, 2013 Otot rangka mempunyai sifat sebagai berikut. 1. Negosiasi. Serat otot dapat berkontraksi dan meregang. Saat istirahat, otot-otot tidak sepenuhnya rileks, tetapi ada sedikit ketegangan yang disebut tonus. usia setiap orang; jenis kelamin Berbeda-beda tergantung kondisi tubuh. 2. Agitasi. Serabut otot bereaksi kuat bila dirangsang oleh impuls saraf. 3. Skalabilitas. Serabut otot mempunyai kemampuan untuk meregangkan sepanjang otot ketika berelaksasi. 4. Elastisitas. Serabut otot dapat kembali ke ukuran semula setelah berkontraksi atau meregang. 42

A. Struktur otot rangka Pada daerah otot rangka, otot kepala (otot caput); Berisi otot venter dan otot ekor. Kepala otot dan ekor otot merupakan jaringan ikat padat dan kuat yang disebut tendon. Ligamen merupakan tempat melekatnya otot dan tulang. Ligamen dibagi menjadi dua: primer dan penyisipan. Asalnya adalah kepala otot (muscle head) yang menempel pada tulang, tidak bergerak saat otot berkontraksi. Insersi adalah ujung otot lain (otot ekor) yang menempel pada tulang yang bergerak ketika otot berkontraksi. Otot empal merupakan area otot sentral yang berkontraksi dan terdiri dari kumpulan otot yang membengkak. Seluruh otot ditutupi oleh lapisan jaringan ikat yang sangat padat yang disebut epimisium. Selaput darah terlihat di mata dan tampak seperti selubung berwarna putih. Di dalam epimisium terdapat banyak serat otot yang disebut fasikulus. Setiap fase ditutupi oleh lapisan tipis perimisium. Sebuah otot tersusun dari banyak sel otot yang berbentuk serabut, misalnya otot bisep pada lengan terdiri dari 260.000 serabut otot. Sel-sel serat otot individu ditutupi oleh kelenjar jaringan ikat halus. Di bawah endomisium terdapat membran sel otot yang disebut sarkolema. glikogen (cadangan energi) di sarcolemma; enzim mioglobin dan kalium; Ada ion seperti magnesium dan fosfat. Mioglobin menyimpan oksigen dari hemoglobin selama sirkulasi dan mengangkutnya ke enzim pernapasan dalam sel kontraktil. Di bawah sarkolema terdapat sitoplasma yang disebut sarkoplasma. Gelatin cair dalam sarkoplasma; glikogen Mengandung sel-sel seperti lemak dan mitokondria. Sel otot rangka membentuk filamen panjang, diameter 1–40 mm dan diameter 10–100 µm; Terdapat banyak inti oval di pinggiran sel, yang mengandung banyak mitokondria. Sel otot yang membentuk serat halus disebut jaringan otot. Struktur otot rangka dapat dilihat pada gambar 20 di bawah ini. Miofibril terdiri dari protein kontraktil dalam bentuk filamen yang disebut miofilamen. Serabut otot dibedakan menjadi dua jenis yaitu serabut otot tebal dan serabut otot tipis. Serabut otot tebal tersusun atas protein miosin, sedangkan serabut otot tipis tersusun atas protein aktin. Ia berikatan dengan protein aksesori tropomiosin dan troponin, yang berikatan dengan aktin. Kombinasi serat otot tebal dan serat otot tipis menunjukkan adanya garis gelap dan garis terang; Inilah sebabnya mengapa otot rangka disebut otot lurik. Pleksus otot penyusun kerangka dapat dilihat pada Gambar 21 di bawah. 43

Baca Juga  Berikut Manfaat Sungai Bagi Masyarakat Banjarmasin Kecuali

Gambar 20. Struktur Otot Rangka Sumber: Irnangtyas, 2013 Gambar 21. Otot Rangka Sumber: Irnangtyas, 2013 B. Mekanisme Kerja Otot Cobalah untuk mengangkat lengan sambil mengepalkan tangan. Perubahan apa yang Anda rasakan? Apakah otot lengan Anda semakin kuat? Ketika otot mendapat rangsangan maka otot akan berkontraksi. Kejang otot merupakan gejala pemendekan otot yang menyebabkan otot menegang dan membengkak di bagian tengahnya. Namun, jika otot tidak bekerja, maka otot menjadi rileks dan rileks. Ketika otot berkontraksi, tulang meregang dan bergerak karena otot berkontraksi. 1. Bagian struktur otot yang berperan dalam fungsi otot 44

Pomparan Raja Sinurat

Energi 3. Tingkatan sistem kerja otot Tingkatan sistem kerja otot adalah sebagai berikut. a Neuron mencapai sinaps dan melepaskan asetilkolin. Kehadiran asetilkolin menyebabkan depolarisasi (perubahan muatan ion dalam sel dari 45

Serat otot merupakan bagian penting dari kontraksi otot. Serabut otot tebal membentuk pita A (anisotropi) dan serabut otot tipis membentuk pita I (isotropi). Di tengah pita A, pita H (Heller) lebih terang. Garis M membagi pusat daerah H. Garis Z (Zwiscshencheibe = interdisc) merupakan garis potong serabut otot dengan serabut tipis. Andrew F. Huxley, Rolf Niedergerke, Hugh Huxley dan Jean Hanson (1954) mengajukan teori kontraksi otot polos berikut. a Selama kontraksi, meskipun filamen otot aktin dan miosin memiliki panjang yang sama, keduanya saling bersilangan sehingga meningkatkan tumpang tindih antar filamen. Pita aktin B kemudian melebar dan menyempit menjadi pita A dan menyusup untuk memblokir pita H. C. Selama kontraksi, panjang sarkomer memendek (garis Z ke garis Z). D. Pemendekan sarkomer tidak hanya memperpendek serat otot tetapi seluruh otot. (c) kerjasama lebih dari satu jenis otot untuk melakukan suatu gerakan yang bersifat otot; Setidaknya dibutuhkan dua jenis otot. Beberapa dari otot-otot ini bekerja untuk saling mendukung, sementara yang lain bekerja secara berlawanan. Berdasarkan sifat kerjanya, otot dibedakan menjadi dua jenis, yaitu otot lateral dan otot majemuk. 1. Otot antagonis adalah otot yang bekerja melawan satu sama lain sehingga menghasilkan gerakan yang berlawanan (berbeda arah). Misalnya otot bisep dan trisep. Otot bisep memiliki dua ujung (dua tendon) pada tulang dan terletak di bagian depan lengan atas. Otot trisep merupakan otot yang memiliki tiga ujung (tiga tendon) pada tulang dan terletak di bagian belakang lengan atas. untuk mengangkat lengan bawah; Bisep berkontraksi dan trisep berelaksasi. untuk menurunkan lengan bawah; Bisep rileks dan trisep berkontraksi. Gerakan anti tubuh antara lain sebagai berikut. a Ekstensi (meluruskan) dan menekuk (membungkuk); Misalnya saja gerakan otot trisep dan bisep untuk menaikkan dan menurunkan lengan bawah. b Abduksi (menjauhi badan) dan adduksi (mendekatkan badan) misalnya gerakan lengan sejajar bahu dan postur sempurna (lengan ke bawah). 47

Baca Juga  Jelaskan Perbedaan Antara Peristiwa Menyublim Dan Mengkristal Brainly

C. Depresi (turun) dan elevasi (naik) misalnya menggerakkan kepala ke atas dan ke bawah. D. Pronasi (melihat ke atas) dan pronasi (melihat ke bawah) yaitu. telapak tangan menghadap ke atas dan telapak tangan menghadap ke bawah e. 2. Otot sinergis adalah otot yang saling menopang dan menghasilkan gerakan searah. misalnya otot pronator teres dan pronator quadratus menyebabkan telapak tangan menghadap ke atas atau menghadap ke bawah dan otot di antara tulang rusuk saat menarik napas. Gangguan muskuloskeletal Gangguan muskuloskeletal mempengaruhi tulang, dapat terjadi pada persendian dan otot. Penyebabnya antara lain infeksi mikroorganisme; akibat kecelakaan Kekurangan garam mineral dan vitamin; Gangguan fisiologis; Lain halnya karena gerakan berlebihan atau postur tubuh yang salah. A. Penyakit Tulang 1. Patah tulang adalah patah tulang yang patah bila gaya yang menahan tulang lebih besar daripada kekuatan tulang. Jenis dan tingkat keparahan patah tulang bergantung pada usia pasien; elastisitas tulang; Itu tergantung pada jenis tulang dan seberapa besar gaya yang diberikan pada tulang. Patah tulang sederhana (sederhana/tertutup) Tulang yang patah tidak terlihat dari luar. b Fraktur kompleks (majemuk/terbuka); Patah tulang terlihat dari luar karena tulang menembus kulit atau merobek kulit. C. Fraktur avulsi adalah fraktur yang disebabkan oleh kontraksi otot yang parah.

Rangka gerak manusia, manusia purba dan penemunya, rangka anggota gerak manusia adalah, kemajuan sains dan teknologi memudahkan kehidupan manusia, makanan manusia purba, cara manusia purba bertahan hidup dengan berburu dan mengumpulkan makanan, rangka manusia dan namanya, manusia purba dan penjelasannya, rangka anggota gerak pada manusia adalah, rangka anggota gerak manusia, rangka gerak manusia terdiri atas, rangka manusia dan fungsinya