Contoh Krama Lugu – Kata krama-ngoko atau kata krama-ngoko (kata bahasa Jawa: ꦠ김ꦤꦸꦸꦏꦿꦨꦔꦴꦏꦏꦏꦏꦴ) (atau kata ngoko-krama[1]) adalah kata Ngoko yang tidak mempunyai padanan kata dalam kosakatanya.

Jumlah kata krama-ngoko terbanyak dalam bahasa Jawa, namun hanya sedikit kata krama tinggi yang serupa.

Contoh Krama Lugu

Kata krama-ngoko merupakan kata yang paling umum dalam bahasa Jawa. Contoh kata yang berbeda dalam kalimat: angin, dingin, abu, api, ayah, wali, dunia, gerbang, godhog, goreng, guru, udara, dunia, au, jangan, jangkrik, desa, kantor, kucing, kucing , lawah, mega, mura, akar, arak, kabut, lubang, rame, sekolah, singa, matahari, tanda, tenger, terong, umob, unta, wedang, pohon dan buah.

Contoh Kalimat Ngoko Lugu Dalam Bahasa Jawa Beserta Terjemahannya

Kata krama-ngoko dapat digunakan pada semua tingkatan bahasa Jawa: bahasa ngoko dan bahasa krama. Dibawah ini contoh penggunaan kata krama-ngoko bahasa Lugu Ngoko dan bahasa Lugu Krama dengan menggunakan kata kuwung dan bibir bertanda kn dalam aksara jawa.

Beberapa kata yang baik seperti kata-kata yang baik. Idiom di atas dapat diubah menjadi idiom tingkat lanjut pada Ngoko baik dan Ngoko baik.

Contohnya adalah kata labmé sama dengan kata iggil lathi (bergaris bawah), sedangkan kuwung tidak sama dengan kata iggil.

Kata kuwung dalam bahasa kedua tidak mengalami perubahan tingkatan bahasa karena tidak mempunyai padanan kata yang lebih tinggi. Oleh karena itu, tidak ada perbedaan antara kata nomor dua dalam bahasa Ngoko lugu dan baik dengan kata nomor dua dalam bahasa lugu dan baik.

Baca Juga  Apa Itu Dispen

Contoh Krama Lugu 10: Penerapan Bahasa Santun Dalam Kehidupan Sehari Hari

Kamus krama lugu, krama lugu, kamus bahasa jawa krama lugu, basa krama lugu, ngoko lugu ngoko alus krama lugu krama alus, translate ngoko lugu ke krama alus, krama lugu lan krama alus, contoh kalimat krama lugu, contoh ngoko lugu, translate krama lugu, kamus bahasa jawa ngoko lugu krama lugu krama alus, google translate krama alus ke ngoko lugu