Banjarnegara Tulungagung Dan Trenggalek Merupakan Daerah Penghasil – 2 Ketrampilan Dasar 3.3 Analisis distribusi dan pengelolaan sumber daya hutan, pertambangan, kelautan dan pariwisata menurut prinsip pembangunan berkelanjutan. Hasil Pembelajaran Mahasiswa mampu: 1. Mendeskripsikan potensi dan persebaran sumber daya alam. 2. Mengidentifikasi pengelolaan sumber daya alam dari perspektif lingkungan dan berkelanjutan

5 Faktor Penyebab Kelimpahan Sumber Daya Alam Indonesia: a. Lokasi Geologi: Di ​​mana lempeng bertemu, ada banyak gunung berapi dan tambang mineral. Hujan. Lokasi astronomis: Daerah ini beriklim tropis dan karena itu memiliki curah hujan dan suhu yang tinggi, air yang melimpah, dan tanah yang subur. benih. Luas: 1/3 daratan dan 2/3 lautan, jadi laut dan daratan melimpah.

Banjarnegara Tulungagung Dan Trenggalek Merupakan Daerah Penghasil

8 Pertambangan adalah… UU No. 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara Pertambangan adalah sebagian atau seluruh tahapan kegiatan dalam penelitian, pengelolaan dan pengembangan mineral atau batubara, meliputi penyelidikan umum, eksplorasi, studi kelayakan, konstruksi , pertambangan, pengolahan dan pemurnian. Transportasi dan penjualan dan kegiatan pascatambang.

Idaman Harmoni Azalea Coklat 01

9 Potensi Endapan Minyak dan Timah t¥-” L X 7 * ___ ■ ‘ «> k* ■ Bl I Batu Bara Pasir Besi Emas Bauksit Tembaga Nikel Memang Indonesia memiliki banyak bahan galian lainnya

15 Sebaran Temuan Mineral Emas -> Kemunculan emas ditemukan hampir di seluruh wilayah Indonesia antara lain Sumatera, Kepulauan Riau, Kalimantan, Jawa, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua. NIKEL –> Terjadi di Sulawesi Selatan, Danau Towerti, Maluku Utara, Pegunungan Kirops (Papua) di wilayah Pomala. BIJIH BESI / PASIR BESI -> Tersebar di Cilacap (Jawa Tengah), Kotawaringin (Kalimantan Tengah), Cilegon (Jawa Barat), dan Pulau Obi (Maluku). TIMAH -> Tersebar di Pulau Bangka Belitung, Pulau Singkep dan Pulau Karimun.

16 Distribusi hasil tambang bukan logam Batugamping tersebar di Pegunungan Seribu (DIY), Kebumen, Cilacap (Jawa Tengah), Gresik (Jawa Timur), Cibinong dan Pelimanan (Jawa Barat). Kelereng tersebar di Trenggalek dan Tulungagung (Jawa Timur), Banjarnegara (Jawa Tengah) dan Citatah (Jawa Barat). Belerang tersebar di Gunung Ijen (Jawa Timur), Gunung Dieng (Jawa Tengah), dan Tangkuban Perahu (Jawa Barat). Intan tersebar di Martapura (Kalimantan Selatan), Longiram (Kalimantan Timur), Sei Pinang (Kalimantan Tengah) dan Muara Mengkiang (Kalimantan Barat). YODIUM tersebar di seluruh Semarang dan Mojokerto. ASPAL banyak dijumpai di P. Buton (Sulawesi Tenggara), Wonokromo (Jawa Timur).

Baca Juga  Untuk Menumbuhkan Sikap Mental Yang Positif Dapat Dilakukan Dengan Cara

18 Potensi dan Persebaran Sumber Daya Hutan di Indonesia HUTAN LINDUNG Berikut klasifikasi hutan menurut UU No. 11. 41 Tahun 1999 Kehutanan Berbasis Fungsional tentang Kehutanan. Klasifikasi hutan menurut fungsinya (menurut UU No. 41 Tahun 1999) Hutan lindung Kawasan hutan produksi Kawasan terkait 1. Kawasan lindung perairan 1. Taman nasional 2. Kawasan perlindungan satwa liar 2. Taman hutan raya besar 3 Taman wisata Pencegahan deforestasi dan menurut UU 18 Tahun 2013 tentang Pemberantasan, hutan adalah suatu kesatuan ekosistem berupa lahan yang mengandung sumber daya alam hayati yang didominasi oleh pepohonan di alam. Komunitas lingkungan yang tak terpisahkan. > Halo

Hal Islami Yang Ada Di Gelaran Piala Dunia Qatar 2022

19 t m3m3 Hutan produksi Hutan produksi adalah kawasan hutan yang fungsi utamanya adalah produksi hasil hutan (UU No. 41 Tahun 1999, § 1 § 7). Indonesia memiliki 129 juta hektar tutupan hutan, dimana lebih dari setengahnya, sekitar 72 juta hektar, merupakan hutan produksi. Sisanya masuk ke hutan lindung dan hutan lindung.

21 b. Hutan konservasi Hutan konservasi adalah kawasan hutan dengan ciri khas tertentu yang fungsi utamanya melestarikan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya (UU No. 41 Tahun 1999, Pasal 1 butir 9). Hutan konservasi terdiri dari hutan Kawasan Konservasi (CA) dan Kawasan Pelestarian Alam (KSA) dalam bentuk Suaka Margasatwa (SM).

22 C. Hutan lindung Hutan lindung adalah kawasan hutan yang fungsi utamanya mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut dan melindungi sistem penyangga kehidupan untuk menjaga kesuburan tanah (UU § 1 Ayat 8 No. 41 No. 1999). Manfaat hutan lindung antara lain pengendalian banjir, penyimpanan cadangan air tanah, perlindungan dari erosi dan tanah longsor, pelestarian kesuburan tanah, penyimpanan sumber daya genetik, habitat tumbuhan dan hewan, tempat pendidikan, dan laboratorium alam.

23 Potensi Hutan Indonesia 1) Fungsi ekonomi a. Kayu Penyebaran berbagai jenis kayu di Indonesia: Meranti, Keruing, Agathisholz terutama berasal dari Sulawesi, Papua dan Kalimantan. Jati terutama diproduksi terutama di Jawa Tengah. Rotan terutama berasal dari Kalimantan, Sumatera Barat dan Sumatera Utara. Cendana terutama diproduksi oleh NTT. Jawa Barat banyak menghasilkan pohon Akasia dan Rasamala. Hujan. Bukan kayu Hasil hutan bukan kayu yang bernilai ekonomi antara lain madu, buah-buahan, jamur, damar, wisteria, sagu, sutarea, kapur barus, kemenyan, gambia, kulit bakau, gondolukem, bambu, cagar alam, minyak kayu putih, dll. Ada 2 ) Fungsi ekologis adalah produksi oksigen (O 2 ) dan pengurangan karbon dioksida (CO 2 ); sebagai penyeimbang alam; cadangan air penyimpanan; pencegahan longsor; pengendalian erosi; Penyejuk udara tempat dan rumah berbagai tumbuhan dan hewan; Hindari banjir. 3) fungsi sosial destinasi wisata; lembaga pendidikan; belajar dan belajar; fasilitas olahraga.

Baca Juga  Partisipasi Politik Siswa Sebagai Warga Negara Dapat Diwujudkan Dengan Kegiatan

Transmedia 2018 Edisi 2

25 Potensi dan Persebaran Sumber Daya Kelautan Indonesia Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang terdiri dari sekitar 17.508 pulau. Garis pantainya sepanjang 99.093 km, dengan luas 5,8 juta km2 dan luas daratan 1.860.359,67 km2 yang diapit oleh laut. Perairan Indonesia dapat dibagi menjadi perairan kepulauan/kepulauan (2,3 juta), perairan teritorial (800.000) dan perairan ZEE (2,7 juta).

29 Potensi Sumber Daya Terbarukan (Bioteknologi) Indonesia merupakan penghasil rumput laut terbesar di dunia. Produk Alginat, polimer linier organik yang terbuat dari polisakarida. Produk ini merupakan produk turunan rumput laut dan mengandung sekitar 50% alginat, yang banyak digunakan dalam industri tekstil, 30% dalam industri makanan, 6% dalam industri kertas, 5% dalam batang las, 5% dalam farmasi dan 4% lainnya ( Mac Hughes, 2008) Laut Indonesia Mereka tersebar hampir di seluruh dunia.

30 Sumber daya potensial tidak dapat diregenerasi Terdapat 60 cekungan sedimen Tersier di Indonesia, 14 diantaranya telah diproduksi, 10 terbukti mengandung hidrokarbon namun belum diproduksi, dan telah dibor namun belum ada hasil 14 cekungan dan 22 cekungan cekungan. Tidak intensif dibangun karena berada di wilayah laut. Diperkirakan 40 cekungan tersebut berpotensi menghasilkan 106,2 miliar barel minyak, namun baru diketahui 16,7 miliar barel, dimana 7,5 miliar barel telah dikembangkan. Sebaliknya, 89,5 miliar barel sisanya berupa kekayaan murni.

31 Potensi energi Energi laut berasal dari gelombang, pasang surut, konversi panas laut (OTEC) dan angin. Sumber energi terbarukan merupakan sumber energi listrik yang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari. OTEC juga menghasilkan hidrogen, lithium dan energi lain yang sangat berguna bagi kehidupan manusia.

Wow, Timbunan Emas Tersebar Di Jawa Timur

32 POTENSI WISATA BAHARI (BAHARI) Taman Laut, sebuah kawasan indah yang melestarikan keindahan laut, dibagi menjadi beberapa kawasan untuk mengatur kegiatan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan. Misalnya, taman laut digunakan untuk melindungi ikan, biota laut, dan ekosistem tertentu, sehingga kegiatan eksplorasi minyak dan gas dilarang. Taman laut terkenal di Indonesia antara lain Bunaken di Sulawesi Utara, Wakatobi di Sulawesi Tenggara dan Raja Ampat di Papua Nugini.

35 Banyu Tibo, Pacitan Apa Potensinya? Potensi wisata adalah berbagai sumber daya alam, baik fisik maupun hayati, serta kekayaan budaya manusia yang dapat dimanfaatkan untuk pariwisata.

Baca Juga  Teks Eksplanasi Biasanya Berisi Mengenai Titik-titik Suatu Peristiwa Terjadi

36 Daya tarik wisata disebut juga daya tarik wisata adalah potensi yang dapat menarik wisatawan ke suatu daerah tujuan wisata. Ada tiga jenis destinasi. Dengan kata lain: destinasi wisata alam (sumber daya alam) destinasi wisata budaya (sumber daya budaya) destinasi buatan (sumber daya buatan)

37 Daya tarik wisata atau disebut juga dengan daya tarik wisata merupakan potensi yang dapat menarik wisatawan ke suatu daerah tujuan wisata. Ada tiga jenis destinasi. Dengan kata lain: destinasi wisata alam (sumber daya alam) destinasi wisata budaya (sumber daya budaya) destinasi buatan (sumber daya buatan)

Sarung Bhs Excellent Silver Motif Jgf Coklat Muda

38 DTW (Daerah Tujuan Wisata) Menurut Oke A. Yoeti (2008: 48), sebuah DTW (Daerah Tujuan Wisata) harus memenuhi tiga persyaratan menarik untuk menjadi tujuan wisata. Ada hal-hal yang dapat Anda (lakukan). Ada barang untuk dibeli (barang untuk dibeli)

39 Pulau Morotai Utara Maluku Wakatobi Sulawesi Tenggara Mandalika Nusa Tenggara Barat Danau Toba Sumatera Utara Tanjung Kelayang Bangka Belitung Kepulauan Seribu DKI Jakarta _J_J 1_1_ Tanjung Lesungborobudurbromo Tengger Banten Jawa Tengah Semeru Jawa Timur pcsona Indonesia *jr-la T Lage Top 10 Tempat Wisata Utama Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur

41 “Pariwisata sebagai sektor utama harus didukung di semua sektor, terutama di bidang yang terkait langsung dengan infrastruktur dan transportasi.” -Presiden Joko Widodo

43 Potensi Wisata Indonesia Taman Nasional Destinasi Wisata_dan Taman Laut_ Potensi Wisata Gunung Potensi Wisata Alam, yaitu: segala sesuatu yang berkaitan dengan wisata alam, termasuk pengembangan destinasi dan atraksi wisata alam serta usaha-usaha yang terkait di bidang ini. Obyek wisata laut Obyek wisata pantai

Kepercayaan Akan Kehidupan Setelah Kematian

44 Potensi Pariwisata Indonesia Potensi Wisata Budaya Setiap daerah memiliki ciri dan ciri khas tersendiri. Berasal dari adat istiadat masing-masing suku, seperti tarian, rumah adat, patung, alat musik, pakaian, pernikahan, upacara kematian dan ritual kehidupan lainnya, budaya tersebut memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan untuk menikmati keindahannya. Contoh wisata budaya di Indonesia adalah pertunjukan tari Reog Ponorogo (Jawa Timur), alat musik Angklung (Jawa Barat), tari Kecak (Bali) dan tari Saman (Aceh).

45 Potensi Wisata Sejarah Merupakan destinasi yang menarik untuk dikunjungi oleh wisatawan domestik maupun mancanegara, diantaranya peninggalan sejarah, peninggalan purbakala dan bangunan candi dari masa lampau. Contoh destinasi wisata sejarah di Indonesia adalah wisata ke Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Monumen Nasional.

Membuat

Harga mobil bekas area kediri tulungagung trenggalek, baju surjan dan blangkon merupakan pakaian tradisional dari daerah, australia merupakan negara penghasil, lowongan kerja trenggalek tulungagung, angklung dan calung merupakan musik daerah, daerah penghasil emas dan perak di indonesia, radar tulungagung trenggalek, penghasil oksigen dan pengurangan polusi udara merupakan fungsi dari, jalur kereta api tulungagung trenggalek, wisata tulungagung trenggalek, jual beli mobil bekas tulungagung trenggalek, jls trenggalek tulungagung